(mungkin) bukan sajak rindu.
Mungkin aku hanya rindu
di hari-hari lelahku
dengan sapaan singkatmu
yang tidak penting bertamu
namun berjuta arti kamu ramu.
di hari-hari lelahku
dengan sapaan singkatmu
yang tidak penting bertamu
namun berjuta arti kamu ramu.
Mungkin aku hanya rindu
mengeluhkan hariku
yang menyebalkan memaku
ku mendengar tawa dan jawabmu
tidak untukmu katamu.
Mungkin aku hanya rindu
setiap detik dan napasmu
tertuang dalam waktumu untukku
senin hingga minggu bertemu
tak mungkin bosan katamu.
Mugkin aku hanya rindu
setiap panjatan doa untukmu
yang tak pernah lepas dari bibirku
berharap kamu pun begitu
sayangnya telah berlalu.
Mungkin aku hanya rindu
setiap siratan rindumu
dan lirik pandangmu
yang kau tunjukkan malu-malu
agar tak ada yang tahu.
Ya,
Mungkin aku hanya rindu kamu.
Mungkin...
....ya, mungkin.
-ky
Comments
Post a Comment