Teruntuk jiwa-jiwa yang lelah
Teruntuk jiwa-jiwa yang sedang lelah,
Bukan salahmu tiba-tiba berhenti di tengah jalan.
Manusia makhluk lemah, kekuatannya terbatas.
Tapi kamu sudah berjuang, aku tahu.
Bernapaslah dahulu, ambillah udara sebanyak yang kamu mau.
Selagi kamu masih pada jalan yang benar, duduklah sebentar.
Istirahatkan tubuhmu.
Kendurkan dahulu ototmu.
Pijit dahulu kakimu.
Tapi pastikan sekali lagi, kamu tidak melenceng dari jalanmu.
Pastikan lagi, kamu ada pada jalan yang benar bagimu.
Pastikan terus, jangan sampai lengah oleh lelahmu.
Tetap pastikan itu.
Tetap pastikan jalanmu.
Bukan salahmu tiba-tiba berhenti di tengah jalan.
Manusia makhluk lemah, kekuatannya terbatas.
Tapi kamu sudah berjuang, aku tahu.
Bernapaslah dahulu, ambillah udara sebanyak yang kamu mau.
Selagi kamu masih pada jalan yang benar, duduklah sebentar.
Istirahatkan tubuhmu.
Kendurkan dahulu ototmu.
Pijit dahulu kakimu.
Tapi pastikan sekali lagi, kamu tidak melenceng dari jalanmu.
Pastikan lagi, kamu ada pada jalan yang benar bagimu.
Pastikan terus, jangan sampai lengah oleh lelahmu.
Tetap pastikan itu.
Tetap pastikan jalanmu.
Teruntuk jiwa-jiwa yang sedang lelah,
Lihat kembali tujuanmu, ia memanggilmu halus.
Mungkin selama ini kamu tidak sadar.
Mungkin selama ini indramu terlalu lelah hingga mereka tak sadar.
Semua ini bukan salahmu, bukan pula salah indramu.
Kamu hanya lelah, tak apa.
Tarik napas dan diam sejenak.
Dengarkan suaranya, perhatikan tandanya.
Tujuanmu memanggil pelan.
Ia mengarahkanmu tetap pada jalanmu,
agar kamu sampai padanya.
Melenceng sedikit tak akan membuatmu tersesat.
Tutup matamu dan dengarkan ia berbicara.
Ia akan membuatmu kembali, tenang saja.
Tenang saja.
Seluruh alam yakin kamu akan kembali berdiri,
kamu pun harus yakin dengan dirimu sendiri.
Tak ada yang menyalahkanmu,
tenang saja.
tenang saja.
Kamu hanya lelah,
tak apa,
...tak apa.
Menangislah jika kamu ingin,
tak apa,
...tak apa.
Kamu kuat,
kamu mampu.
Istirahatlah sejenak.
Jangan lupa menoleh ke belakang.
Ada yang senantiasa memberi senyum untukmu.
Namun,
kembalilah ke rumah,
jika semua sudah begitu berat untukmu.
Tenang saja,
masih ada yang menunggumu.
Tak apa...
Semua ini bukan salahmu,
tak apa,
...tak apa.
-ky
Kadang cape kehilangan arah tapi juga kadang meski udah tau mau jalan kemana, cape lar-lari sendirian
ReplyDelete((Ngapain si gue lari ih goblok))